Posted by Relygia Ramadhani | Posted on 20.24 | Posted in
1. Hindari memadamkan semangat orang lain dengan menceritakan pengalamanmu yang lebih hebat daripada yang dikatakannya. Biarkan orang lain merasa puas menceritakan pengalamannya. Hanya orang yang memilki harga diri rendah yang ingin memberikan kesan lebih hebat berusahamengalahkan orang lain.
2. Jangan membuat oranag lain menyesali keputusannya dengan menunjukan kekeliruannya, kecuali kalau kamu bener diminta berkomentar. Misalnya ketika teman kamu membeli motor bekasyang menurutmu kemahalan, biarkan saja kalau dia menyukainya. Kalau teman kamu bangga dengan HP barunya yang menurut penilaian kamu jelek, tahanlah lidahmu untuk mengomentarinya.
3. Jangan memberi nasehat kalau tidak diminta, kecuali kalau kamu yakin itu yang terbaik. Kalau temanmu mencurahkan isi hatinya kepada kamu, mungkin yang dia perlukan hanya telinga dan hatimu, bukan nasehatmu
4. Berusahalah untuk menjelasakan apapun secara jelas,lugas dan dengan bahasa yang sederhana. Penjelasan yang panjang lebar dan diulang-ulang bisa membuat orang lain kesal dan hilang kesabaran. Tidak perlu menggunakan bahasa atau istilah-istilah yang keren hanya untuk mnunjukan bahwa kamu orang yang pandai.
5.Hilangkan kebiasaan jeda yang lama dan berulang-ulang ketika berbicara. Kalau kamu punya kebiasaan seperti itu, berusahalah untuk memperbaikinya sebelum bertambah banyak orang yang diam-diam menjauhimu karena menganggap kamu membosankan.
6. Hilangkan kebiasaan memonopoli pembicaraan. Meskipun kamu pandai bicara, ada saatnya kamu perlu berhenti dan memberi kesempatan kepada orang lain.kamu belum pantas disebut pembicara yang baik kalau kamu masih suka merampas hak orang untuk bicara dan hak untuk didengarkan.
7. Jangan memfokuskan pembicaraan pada diri sendiri. Apa yang menarik bagi kamu belum tentu menarik bagi orang lain. Mungkin kamu bias bicara berjam-jam mengenai hobimu, tapi belum tentu menarik bagi orang lain. Pembicara yang baik akan memfokuskan pembicaraan pada apa yang disukai orang lain.
8. Jangan membisakan diri bebohong, melebih-lebihkan atau mendramatisir apa yang sedang kamu bicarakan supaya kedengarannya lebih hebat, lebih menarik dan lebih memukau. Untuk sementara mungkin kamu bisa membuat orang lain terkagum-kagum, tapi lama-kelamaan orang bias menilaimu sedang membual setiiap kali kamu bicara.
9.Jangan berlagak sok tahu. Tidak perlu merasa malu untuk bertanya untuk mengatakan tidak tahu, dan tidak perlu gengsi untuk bertanya. Semua orang umumnya ahli dalam satu atau dua bidang, tapi awam dalam bidang lain. Banggalah dengan bidang yang kamu kuasai, tapi jangan tutupi kebodohanmu di bidang lain dengan berlagak sok tahu.
10. Jangan memotong pembicaraan orang lain. Biarkan dia menyelesaikan apa yang hendak dikatakannya. Kebiasaan memotong pembicaraan akan membuat kamu tampak ceroboh dan tidak tahu aturan.


