Tim Merah Putih Tetap Pakai Garuda

0

Posted by Relygia Ramadhani | Posted on 05.06 | Posted in

Liputan6.com, Jakarta: Tim nasional Indonesia tetap akan mengenakan kostum berlambang negara Republik Indonesia, Garuda Pancasila, dalam laga semifinal melawan Filipina meski muncul gugatan dari pengacara David Tobing. Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Nugraha Besoes begitu menyesalkan gugatan yang diajukan tersebut.
"Kenapa baru sekarang ada gugatan. Kita juga pakai lambang Garuda sejak Piala Asia 2007 lalu dan tidak ada masalah. Lambang Garuda juga tidak hanya digunakan di turnamen AFF saja," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (15/12). Gugatan atas penggunaan lambang negara di seragam tim Merah Putih sama saja dengan melucuti senjata jelang perang. Seharusnya yang ada saat ini bukan gugat menggugat, namun memberikan dukungan penuh kepada timnas agar mampu bermain maksimal.
Pria yang akrab disapa Kang Nug itu berharap kondisi ini tak akan mengganggu konsentrasi Firman Utina cs untuk pertandingan Kamis malam. Dan untuk menyelesaikan polemik perihal penggunaan Garuda, pihaknya telah berkonsultasi dengan DPR. "Saya telah melakukan konsultasi dengan DPR. Mereka telah meminta untuk jalan terus dan tetap bermain dengan lambang Garuda," lanjutnya.
Gugatan David Tobing dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dua hari jelang laga pertama semifinal Piala AFF 2010. Pria yang juga pengacara itu menilai penggunaan lambang Garuda di kostum tim Merah Putih telah melanggar Undang-undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan [baca: Garuda Tersemat, PSSI Digugat].(MRQ/ANS/Ant)

WikiLeaks: China Terkesan dengan SBY

0

Posted by Relygia Ramadhani | Posted on 05.03 | Posted in

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--WikiLeaks kembali mengeluarkan bocoran nota diplomatik Kedube AS yang menyangkut Indonesia. Kali ini nota berasal dari Kedubes AS di Cina, yang menyatakan Cina cukup senang dengan kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Nota yang dikeluarkan WikiLeaks pada 12 Desember lalu berkode Beijing 00001448 ini berkode 'Clasified'. Berisi percakapan pejabat Kedubes AS dengan dua pejabat Cina bernama Cui Tiankai dan Hu Zhenyue.
Cui saat itu menjabat sebagai wakil menlu Cina, sementara Hu menjabat sebagai asisten Menlu Bidang Asia.
Dalam dokumen itu dijabarkan bahwa Amerika Serikat menerima kondisi kalau Cina bisa memengaruhi kondisi umum pembangunan di Indonesia. Hu mengatakan Beijing harus sensitif terhadap realitas politik kekuatan etnis Cina di Indonesia.
"Beijing tidak terkesan dengan presiden Indonesia pascakrisis ekonomi di akhir 1990-an. Tapi Beijing terkesan dengan perkembangan yang ditujukan Presiden SBY yang berkuasa sejak 2004," demikian kata Hu seperti dikutip WikiLeaks.
Hu menambahkan, Jakarta kini menghadapi tantangan melemahnya pengaruh militer sementara melesatnya demokratisasi di masayrakat. "Beijing akan mempromosikan Islam sekular di Indonesia dengan menggiatkan interaksi muslim Indonesia dengan muslim Cina yang sebanyak 20 juta.