Surat Cinta

0

Posted by Relygia Ramadhani | Posted on 23.38 | Posted in

Suami saya adalah seorang yang sederhana, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus.

Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen.

Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.

Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang.

Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.

"Mengapa?", tanya suami saya dengan terkejut.

"Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan," jawab saya.

Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?

Dan akhirnya suami saya bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiran kamu?"

Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan,"Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan merubah pikiran saya"

"Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yg ada di tebing gunung. Kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?"

Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan memberikan jawabannya besok."

Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya.

Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan ...... 



"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya."

Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya.

Saya melanjutkan untuk membacanya.

"Kamu selalu pegal-pegal pada waktu 'teman baik kamu' datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal."

"Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi 'aneh'. Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya alami."

"Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu."

"Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu."

"Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir.

"Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu."

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya.

"Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya.”

"Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu."

"Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia."
Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya.

Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya. 


Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.

Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga".
 

Beginilah Cara Malaikat Maut Memberitahu Ajal Kita, WAJIB TAU

0

Posted by Relygia Ramadhani | Posted on 23.19 | Posted in

Sebagian Para Nabi berkata kepada Malaikat pencabut Nyawa. “Tidakkah Kau memberikan Aba-aba atau peringatan kepada Manusia bahwa kau datang sebagai malaikat pencabut nyawa sehingga mereka akan lebih hati-hati?”

Malaikat itu menjawab. “Demi Allah, aku sudah memberikan aba-aba dan tanda-tandamu yang sangat banyak berupa penyakit, uban, kurang pendengaran, penglihatan mulai tidak jelas (terutama ketika sudah tua). Semua itu adalah peringatan bahwa sebentar lagi aku akan menjemputnya. Apabila setelah datang aba-aba tadi ia tidak segera bertobat dan tidak mempersiapkan bekal yang cukup, maka aku akan serukan kepadanya ketika aku cabut nyawanya: “Bukan kah aku telah memberimu banyak aba-aba dan peringatan bahwa aku sebentar lagi akan datang? Ketahuilah, aku adalah peringatan terakhir, setelah ini tidak akan datang peringatan lainnya “ (HR imam qurthubi)

Beginilah cara kerja Malaikat Maut
Nabi Ibrahim pernah bertanya kepada Malaikat maut yang mempunya dua mata diwajahnya dan dua lagi tengkuknya. “Wahai malaikat pencabut nyawa, apa yang kau lakukan seandainya ada dua orang yang meninggal diwaktu yang sama; yang satu berada di ujung timur yang satu berada diujung barat, serta ditempat lain tersebar penyakit yang mematikan dan dua ekor bintang melata pun akan mati?”

Malaikat pencabut nyawa berkata:” Aku akan panggil ruh-ruh tersebut, dengan izin Allah, sehingga semuanya berada diantara dua jariku, Bumi ini aku bentangkan kemudian aku biarkan seperti sebuah bejana besar dan dapat mengambil yang mana saja sekehendak hatiku “(HR abu Nu’aim)

Ternyata Orang Mati Mendengar Tapi Tidak Bisa Menjawab
Rosullullah SAW memerintahkan agar mayat-mayat orang kafir yang tewas pada perang badar dilemparkan ke sebuah sumur tua. Kemudian beliau mendatanginya dan berdiri di hadapannya. Setelah itu, beliau memanggil nama mereka satu-satu: “Wahai fulan bin fulan, fulan bin fulan, apakah kalian mendapatkan apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan kalian untuk kaliab betul-betul ada? Ketahuilah sesungguhnya aku mendapatkan apa yang dijanjikan Tuhanku itu benar-benar ada dan terbukti.”

Umar lalu bertanya kepad a Rosulullah. “Wahai Rasul, mengapa engkau mengajak bicara orang-orang yang sudah menjadi mayat?”

Rosullah menjawab. "Demi Tuhan yang mengutusku dengan kebenaran, kalian memang tidak mendengar jawaban mereka atas apa yang tadi aku ucapkan, Tapi ketahuilah, mereka mendengarnya, hanya saja tidak dapat menjawab” (HR Bukhari Muslim)

Senior High School

0

Posted by Relygia Ramadhani | Posted on 22.22 | Posted in

Haloo .., Lama nggak ngotak-ngatik blog nih ^^
Sepenggal cerita masa-masa saya di SMA(SHS) , hihi
sekitar bulan Juli 2010 aku deket sama temenku SD pula, sebut saja Y . deket udah lama sih, lumayanlah.. jalan 3bulan deket, aku mulai suka sama dia dan diapun juga ^^ . Sering deh pulang skolah bareng sekalian makan bareng, ujan-ujanan bareng , dan sejak saat itu aku semakin 'sreek' sama dia . dan tepatnya tanggal 25-10-2010 aku jadian sma Y . eh seneng banget lho gilak deh, hehehe . Jalan sebulan pacaran semuanya menyenangkan, selalu diperhatiin, saling terbuka, dan setia deh . tapi jalan sebulan lebih dia mulai berubah :'( . Tapi aku tetep sabar sebab aku sayang sama dia :) . Sekalipun kena marah tanpa sebab ak tetep sabar karena aku sayang :) . Aku bener-bener bisa percaya sama dia waktu dia nangis didepanku :') dia jujur sama aku :') itu buat aku semakin yakin dalam arti yakin hubungan kita bakal lama :') . Tapi ya lama-kelamaan aku semakin dicuekin, jrang dihubungin kena marah tanpa sebab . Pernah waktu US semester 1 kemarin aku nangis di sekolah gara2 aku cemburu sma temenku sendiri yg dulu prnah dia suka :( , itu karena dia ngomong mau nebengin dia :( . Sakit hati lho aku disitu, hahaha..nangis pula ada temennya juga, *gak punya malu* . Setelah itupun aku tanyain sama dia baik-baik, yaudah gpp .. kita pun baikan lagi . Mulai jalan dua bulan, kita sempet ngalamni putus nyambung :') . Pernah dia masang status di account Facebooknya yang bikin perasaanku sakit juga pokok dr status itu DIA PENGEN PUTUS TAPI GAK ENAK SAMA AKU !!!! waktu acara pensi disekolah, ak waktu baca statusnya ya lemes dong JELAAAS ! langsung deh nangis lagi didepan temen-temen . sampai mereka semua bingung , . Aku sendiri jga bingung kok ya sampai nangis , ya KARENA AKU SAYANG ! aku nyari dikelasnya gada , yaudah aku pulang dengan keadaan pengen nangis lagi, kecewa, sedih, marah, semuanya campur aduk ! Dan akhirnya aku tanya baik-baik lagi dan kita baikan lagi :') . Libur semester 1 pun dimulai , disitu lah masa-masa tersulitku . Saat aku butuh perhatian dan ingin diperhatikan sama dia, dia malah gak ada. ak takut memulai sms atau telpun . Waktu itu ak liburan ke Jogja, sama sekali tak ada sms dr dia sepanjang aku berangkat kesana :'( , sedih pasti iya :'( . hari kedua tepatnya Senin malem, secara baik-baik dia minta PUTUS :'( yaudah aku bilang iyaadeh kita putus aja . Eh hari berikutnya aku jga kyk gimana gitu kayak bo'ongin perasaanku sendiri,.. jelaskan AKU KAN MASIH SAYANG SAMA DIA . Dan akhirnya dua hari kemudian dia minta balikan , SENEEEEENG BANGEEET AKU ^^ . seminggu pertama setelah balikan semua baik-baik aja berasa nyaman :) . Tapi sewaktu liburan aku gak sempet ketemuan, setiap aku minta dia alesan mau pergi . Yaudah gakpapa, dia kan pergi buat nyari kacamata :) . Dia kan janji mau ketemu ak nanti waktu masuk sekolah :) , yaudah gakpapa :D . Akhirya dua minggu liburan semester pun habis . Sewaktu pertama kali masuk sekolah aku cma pengen dia merhatiin aku, eee tapi malah enggak :( , sedih sih tp yaudahlah gpp :') . DAN TEPATNYA HARI KAMIS TANGGAL 6 JANUARI 2011 , sepulang sekolah . Aku ngajak dia buat ketemu . Tapi dia ngeles terus . Sampai temen2 ku semua pada jengkel juga :( , aku yo sedih sih . Katanya dia mau kumpul PADUS eh malah gak jadi . Katanya juga udah sampai rumah , eh waktu temneku keluar dr gerbang sekolah dia baru pulang dan berusaha ngerjar dia :'( temen-temenku emang tau aku itu gimana kok , LOVE YOU ALL :'* . Dan akhirnya dia minta PUTUS . oke aku tanggepin :'( , aku bilang iya kita putus ..hahaha, setelah itu aku buka account Facebook ku . Eh account ku udah nggak berteman sama dia lagi , inget banget aku waktu dia buat status di accountnya gini YES WIS TAK HAPUS ! itupun dikomen temennya ,,. Waktu itu ak lgsg sedih nangis pula, tp bbrrpa hri kemudian aku nggak nge add dia udh jd tmnnya lg :') yaudah gpp deh syukur ALHAMDULILLAH . Aku selalu berusaha buat jd yg terbaik sama dia :") . tau nggak alesan putus nya apa ?? masih inget lho aku :D karena BOSAN dan AKU NGGAK SUKA SAMA KAMU LAGI ! udah dong ak tmbah nagis disitu :'( . Aku pernah minta tolong sama temenku supaya aku baikan sama dia, dan balikan sama dia.. Tau sendiri kan ORANG YANG SAYANG BANGET itu kayak gimana :') pernah aku bilang sama dia di sms sih . Minta kesempatan gitu, tapi di jawab NGGAK ada kesempatan buat aku :') yaudah deh gpp . aku berusaha lagi, ak berusaha sms dia terus merhatiin dia biar dia ngajak balikan . Sampai2 aku merepotkan temenku, masihsering waktu itu ak nangis gra2 dia :'( . GALAU pun karena dia :') , dan aku merasa lelah karena usahaku seperti tak membuahkan hasil dan aku seperti disia-sia . Lebih baik aku mundur dan mencari penggantinya :') . 
baru kali itu juga aku mengharapkan sesuatu kepada seseorang yg udah nyakitin saya :') SEMOGA itu menjadikan saya lebih dewasa dalam menghadapi masalah , Terimakasih Tuhan atas apa yang pernah Kau berikan pada saya :') . Maaf ya kalo aku msih sering keinget sama janjimua ^^ God Bless You , Y :) semoga bisa dapet yang lebih baik dari aku ^^ .
Makasih yaa kita masih bsa temenan dengan baik ^^ , maaf kalo ada yang tersinggung tp itulah curahan hati dari saya .


oiyaa, waktu aku ulang tahun aku dapet hadiah dari dia boneka moo mini 
niih